Senin, 14 September 2020

4 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memulai Memberikan MPASI ke Si Kecil

4 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memulai Memberikan MPASI ke Si Kecil

Ketika bayi sudah mulai memasuki usia 6 bulan, Bunda bisa mulai mencoba mengenalkan Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau yang lebih dikenal sebagai MPASI. Pada tahap ini, bayi tidak hanya bisa mengonsumsi ASI saja, namun diselingi dengan berbagai makanan pendamping lainnya.

Kini sudah banyak menu MPASI yang dapat Bunda coba sendiri di rumah dengan menyesuaikan usia Si Kecil. Kenalkan SI Kecil dengan berbagai makanan agar ia bisa mengeksplorasi rasa dan terbiasa dengan makanan yang beragam saat ia tumbuh nanti.

Cara Memulai MPASI Bayi

Sebenarnya bagaimana cara memulai MPASI pada Si Kecil? Tentu, masih banyak ibu-ibu yang merasa bingung dan takut untuk mulai memberikan MPASI pada buah hatinya. Berikut adalah cara memulai MPASI pada bayi, yaitu: 

1. Memastikan bahwa bayi sudah siap

Pertama, Bunda harus memastikan bahwa Si Kecil sudah siap makan makanan yang semi padat. Ada beberapa kriteria yang dapat Bunda gunakan untuk mengetahui kesiapan bayi, seperti bayi sudah bisa mengangkat kepala dengan tegak, mulai memperlihatkan ingin mengunyah, bisa duduk dengan sedikit bantuan, menunjukkan minat terhadap makanan lain, dan kriteria lainnya.

2. Utamakan ASI atau susu formula saat memulai

Bayi usia 6 bulan masih membutuhkan nutrisi utama yang berasal dari ASI atau susu formula. Oleh karena itu, MPASI merupakan tambahan dan Bunda masih harus banyak memberikan susu. Bunda bisa memberikan MPASI setelah Si Kecil minum susu atau di luar jadwal tersebut. Sehingga, kebutuhan susu Si Kecil tetap bisa terpenuhi.

3. Mulai makanan yang sederhana

Makanan pertama yang bisa dikenalkan kepada bayi adalah makanan dengan bahan tunggal yang tidak mengandung gula atau garam. Setelah pemberian makanan pertama, tunggu 3 sampai 5 hari untuk melihat jika bayi menunjukkan reaksi setelah diberi makanan. Jika tidak ada masalah, Bunda bisa lanjut memberikan makanan dengan nutrisi yang baik, misalnya zinc dan zat besi.

Selain memberikan makanan dengan bahan tunggal, Bunda juga bisa berkreasi dengan memberikan kombinasi beberapa bahan makanan untuk membuat MPASI.

4. Perkenalkan sereal, buah, dan sayuran

Bunda bisa mulai memperkenalkan Si Kecil dengan sereal, terutama sereal yang mengandung zat besi. Selain itu, Bunda juga bisa memberikannya bergantian dengan buah dan sayur. Ketika memberikan makanan yang berbeda, Bunda harus memerhatikan reaksi yang ditimbulkan, misalnya jika ada alergi atau kualitas fesesnya.

Ketika Si Kecil mulai mengonsumsi MPASI, maka biasanya frekuensi BAB bayi juga akan meningkat. Bunda tidak perlu khawatir, karena bayi sudah mengonsumsi makanan selain ASI, maka volume kotoran juga bisa lebih banyak. 

Popok Merries memiliki daya tampung yang baik sehingga cocok digunakan untuk bayi yang memulai MPASI https://merries.co.id/community-parenting/kesehatan/kenali-frekuensi-bab-bayi-setelah-mpasi

Pemberian MPASI untuk Si Kecil merupakan pengalaman yang seru, Si Kecil mulai mengenal berbagai makanan dan Bunda juga bisa melihat pertumbuhan buah hati. Bunda harus selalu memastikan Si Kecil menggunakan popok berkualitas dengan daya tampung dan serap yang baik.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar