Selasa, 17 Maret 2020

Teknik Budidaya Kapulaga dan Manfaat Serta Khasiatnya

Kapulaga

Kapulaga merupakan sebuah jenis rempah yang dihasilkan dari biji tanaman atau keluarga jahe-jahean. Biasanya kapulaga dipakai untuk bumbu masakan atau rempah pada masakan tertentu, serta sebagai campuran untuk jamu atau obat tradisional. PT. Karya Baru Indonesia merupakan supplier kapulaga dengan produk terbaik yang sudah 30 tahun dipercaya dalam penyediaan kapulaga bagi para konsumen dalam ataupun luar negeri.

Tidak hanya menyuplai kapulaga saja, PT. Karya Baru Indonesia juga merupakan supplier bawang bombai serta produk pertanian lainnya seperti beras, beras merah, ketan putih, ketan hitam, kacang hijau, kacang tanah, wijen, kacang tanah kupas, kacang hijau kupas, kacang mede, kacang merah azuki, kemiri, dan sebagainya. 

Produk kapulaga PT. Karya Baru Indonesia merupakan produk hasil panen yang berkualitas. Untuk menghasilkan kapulaga yang berkualitas, tentunya harus mengetahui bagaimana cara budidaya yang benar. Berikut diantaranya.

Teknik Budidaya Kapulaga untuk Hasil Terbaik

Penyiapan lahan Pada lahan penanaman yang sudah diolah, dibuat bedengan-bedengan. masing-masing lubang dimasukkan 2 kg pupuk kandang dan diaduk rata dengan tanah. Pembuatan lubang tanam dibuat sekitar 1 bulan sebelum tanam.

Lahan Tanam

Karena tanaman kapulaga tidak memerlukan sinar matahari secara penuh, maka dapat menanamnya dengan metode tumpang sari atau tumpang sela terhadap tanaman perkebunan. Tanah pada Lahan digemburkan memakai cangkul atau di bajak terlebih dahulu dengan kedalaman 30 cm - 40 cm. 

Selanjutnya, bila pH tanah kurang dari 5,6 maka berikan dolomit dengan cara ditaburkan. Berikutnya buatlah lubang tanam dengan jarak 1 meter x 1,5 meter atau 1 meter x 2 meter, berikan pupuk dasar terhadap setiap lubang tanam berupa pupuk kandang atau pupuk kompos. Takaran pupuk yang diberikan tergantung pada kondisi lahan, semakin banyak pupuk yang diberikan maka tumbuhnya akan semakin baik.

Pembibitan Perbanyakan tanaman dilakukan dengan cara vegetatif dengan setek anakan atau sobekan rumpun tanaman yang mengandung rimpang dan akar. Setek anakan dipilih yang telah mempunyai helaian daun diatas 4 daun atau bibit yang sudah dewasa. Akar yang rusak akibat pemecahan sebaiknya dipotong karena tidak akan tumbuh.

Penanaman

Sesudah lubang tanam dan bibit siap maka tahapan selanjutnya ialah lakukan penanaman, tanam bibit pada lubang tanam, terhadap setiap lubang tanam di beri 2 bibit. Sesudah itu, timbun serta padatkan tanah supaya bibit tidak mudah rebah atau tetap kokoh. Penanaman kapulaga baik dilaksanakan di bulan september atau oktober ketika awal musim hujan.

Perawatan Tanaman

Lakukanlah penyulaman atau pergantian tanaman yang telah mati atau tidak tumbuh normal dengan bibit tanaman yang baru, sesudah itu laksanakan penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya. 

Selain itu, lakukan juga penggemburan tanah terhadap sekitar tanaman kapulaga, bila tanaman kapulaga telah mempunyai akar serta buah banyak maka lakukan penggemburan tanah secara rutin yaitu 3 atau 4 bulan sekali. Bersamaan dengan penggemburan berikan pupuk susulan dengan pupuk kandang ataupun pupuk kompos dengan cara ditabur di daerah tanaman.

Pemanenan

Kapulaga mampu mencapai umur sekitar 10-15 tahun. Kapulaga mampu dipanen di usia 3 tahun sesudah penanaman. Pemanenan dilaksanakan tergantung pada ada tidaknya buah kapulaga yang matang, pemanenan juga bisa dilakukan secara bertahap yaitu setiap 7 hari atau 10 hari sekali.

Kapulaga adalah salah satu rempah - rempah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya: Baik untuk kesehatan perut, Baik untuk jantung, Baik untuk tulang, Baik untuk ginjal.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar