Hindari 4 Benda di Kamar Hotel yang Rawan Jadi Sarang Bakteri

Hindari 4 Benda di Kamar Hotel yang Rawan Jadi Sarang Bakteri

Jangan pernah tertipu pemandangan kamar hotel yang tampak bersih. Sebuah studi mengungkapkan rata-rata kamar hotel lebih kota dibanding rumah, sekolah, atau pesawat terbang.

Staf pembersih sering melewatkan beberapa tempat hanya karena tampak bersih. Padahal beberapa tempat yang dianggap bersih itu ternyata sudah terkontaminasi kuman dan bakteri berbahaya.

Dilansir TribunTravel.com dari laman ourtripguide.com, benda-benda di kamar hotel yang rawan jadi sarang bakteri.

1. Remote Control

Banyak orang tidak menyadari satu hal paling kotor di kamar hotel adalah remote control.

Dapatkah kamu membayangkan jika remote bisa memiliki sebanyak bakteri setara dengan kloset?

Seorang peneliti dan profesor mikrobiologi di University of Arizona menemukan remote control yang ditemukan di kamar hotel mencakup bakteri tingkat tinggi, dan sekitar 20% terkontaminasi dengan air kencing.

2. Telepon

Kebanyakan telepon hotel terindikasi mengandung bakteri. Banyak orang yang menyentuh dan berbicara menggunakan telepon yang membuat penyebaran kuman mudah dan efektif.

3. Meja kamar mandi

Berhati-hatilah sebelum menyentuh meja kamar mandi, terutama wastafel.

Sebagaimana dinyatakan dalam studi ' Hotel Hygiene Exposed' yang melibatkan beberapa hotel bintang 3 tertentu, banyak kuman jahat ditemukan di meja kamar mandi.

Tak hanya meja kamar mandi tapi juga lantai dan wastafel kamar mandi dipenuhi bakteri.

4. Kasur hotel

Pastikan untuk memeriksa kasur dan selimut sebelum tidur di dalamnya. Kutu busuk biasanya suka bersembunyi di tempat yang lembab.

Tips Bedakan Tas LV Asli dan Palsu

Tips Bedakan Tas LV Asli dan Palsu

Dengan menjamurnya toko-toko online, mendapatkan tas branded seperti Louis Vuitton bukan hal yang sulit lagi. Kita juga bisa mendapatkan barang baru atau preloved (barang bekas dengan kualitas bagus) dengan harga miring. Tapi, yakinkan dulu kalau tas tersebut asli.

Effi Rachmanto, pemilik @effiraia_luxury sekaligus pakar tas mewah memberikan tips mudah untuk membedakan LV asli dan KW. 

Pertama, kamu bisa melihat monogram atau detail logo LV. Untuk yang asli, kata Effi, lebih berwarna cokelat. Sementara LV palsu biasanya berwarna kuning.

Selain itu, jika dilihat secara kasat mata, warna dasar untuk lV asli lebih terang dibandingkan yang palsu.

Effi mengatakan, karena LV dibuat oleh craftsmanship profesional dan berpengalaman, maka setiap tas LV tak pernah memotong pas di logo.

“Kalau ada potongan di logo LV, itu palsu,” kata Effi saat ditemui di acara pembukaan Irrestible Bazaar 11, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Kemudian, bisa dilihat pada jahitan di samping kanan kiri. Tas LV asli potongan bunga antara dua sisi tersebut harus nyambung alias sama. Sementara yang palsu biasanya terpisah dan tidak terlihat sama.

Nah, selain itu, kamu bisa lihat dari kepala ritsleting. Untuk LV asli, kepala ritsleting lebih besar dan cerah. Sementara LV palsu biasanya sebaliknya, kecil dan tidak cerah.