Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Ungkap Kebiasaan Merokok Manusia Purba dari Teliti Plak Gigi

Ternyata, kebiasaan merokok sudah ada sejak zaman dahulu kala dan tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki purba saja. Peneliti dari Universitas Negeri Washington menjelaskan penemuan mereka tentang hasil ekstraksi nikotin pada plak gigi manusia purba yang berasal dari 300 hingga 6.000 tahun lalu. Penelitian kandungan nikotin pada plak gigi kuno ini menjadi kali pertama di dunia arkeologi. Terbit di Journal of Archaeological Science Reports, para peneliti menjelaskan, plak gigi kaum perempuan ternyata juga mengandung nikotin. "Penelitian plak gigi manusia purba bisa membantu kita menentukan apakah semua anggota masyarakat menggunakan tembakau, atau hanya orang laki-laki atau juga perempuan," kata Shannon Tushingham, asisten profesor antropologi WSU. Tushingham berkata bahwa hasil penelitian ini juga menjelaskan bagaimana pola konsumsi manusia purba saat itu.  Pada awalnya, Tushingham dan tim memutuskan untuk menyelidiki nikotin karena mudah terde

Temuan Baru, Spesies Hiu Baru Lebih Tua dari Dinosaurus

Selama ini, para peneliti beranggapan bahwa hiu berinsang enam di Samudra Atlantik adalah spesies yang sama dengan Hexanchus nakamurai. Namun, riset baru membuktikan bahwa spesies ini berbeda dengan hiu berinsang enam yang berenang di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Hal ini terungkap setelah sekolompok pakar biologi kelautan yang dipimpin oleh Ketua Shark Conservation Lab dari Florida Institute of Technology, Toby Daly-Engel, menganalisis 1.310 pasang gen mitokondria dari hiu-hiu di ketiga samudra tersebut. Hasil yang telah dipublikasikan dalam jurnal Marine Biodiversity mengumumkan bahwa ikan hiu berinsang enam adalah spesies baru yang kini bernama Hexanchus vitulus. H vitulus adalah hiu yang sangat unik. Ia memiliki enam insang, tidak seperti mayoritas hiu yang berinsang enam. Selain itu, spesies ini pertama kali muncul lebih dari 250 juta tahun yang lalu atau sebelum dinosaurus berjalan di bumi. Namun, gaya hidup yang menyendiri di laut dalam dan kemampuan r

Ini yang Terjadi jika Bumi di Lahap Lubang Hitam Raksasa

Lubang hitam sudah lama menjadi sumber banyak sensasi dan misteri. Dan, minat pada lubang hitam jelas akan meningkat ketika gelombang gravitasi ditemukan. Banyak pertanyaan yang saya terima mengenai sejauh mana “kebenaran” fiksi ilmiah terkait lubang hitam, dan apakah lubang cacing, seperti yang ditampilkan dalam Stargate, nyata atau tidak. Bagaimanapun juga, satu hal yang hampir menyakinkan untuk terjadi adalah cara-cara, yang umumnya mengerikan, lubang hitam secara teoretis memengaruhi manusia dan Bumi itu sendiri. Massa, muatan, putaran Ada tiga karakter sebuah lubang hitam yang (pada prinsipnya) bisa diukur: massa, putaran (atau momentum anguler), dan keseluruhan muatan listriknya. Sebetulnya, memang hanya tiga parameter itu yang bisa diketahui pengamat dari luar karena semua informasi lain tentang apa pun yang masuk dan menyusun sebuah lubang hitam sudah lenyap. Inilah yang dikenal sebagai “no-hair theorem”. Sederhananya, betapa pun banyak rambut atau beta